Monthly Archives:June 2011

0

Kulit manusia

June 22nd, 2011 / Tags: , , / categories: skin /

Kulit kita terdiri dari 3 lapisan :

1. Epidermis.
Terdiri daripada sel-sel berlapis. Sel-selnya sentiasa mengalami proses
pertukaran melalui penggantian dan pembuangan sel-sel mati. Sel-sel
kulit ini akan mengandungi jumlah keratin yang lebih banyak semasa berubah daripada sel-sel hidup kepada sel-sel mati sehingga sel kulit pada lapisan paling luar menjadi keras. Sel-sel ini tidak tetap air dan bertindak sebagai lapisan pelindung kepada cahaya matahari dan pencemaran udara. Selain daripada keratin, sel-sel melanosit juga penting pada lapisan ini untuk menghasilkan melanin yang membuatkan timbulnya warna kulit.

2. Dermis.
Pada lapisan ini, fibre kolagen banyak dibentuk yang akan berfungsi di dalam mengekalkan keanjalan kulit. Apabila usia meningkat, fibre kolagen ini akan menyusut dan menyebabkan kulit manjadi kendur dan berkedut. Struktur saluran darah dan sel-sel pelindung seperti fibroblas banyak terdapat pada lapisan dermis. Liang-liang bagi kelenjar peluh, kelenjar sebum dan folikel bulu roma akan kelihatan begitu ketara pada lapisan dermis ini. Liang-liang ini begitu mudah tersumbat sekiranya terdapat kotoran yang menutupi permukaan liang dan akibatnya kulit akan menjadi pucat dan tidak bermaya.

3. Subkutin.
Terdiri daripada sel-sel lemak dan sel pelekat yang longgar, bertindak
sebagai penebat suhu badan, simpanan tenaga dan penyerap hentakan.
Kulit adalah lambang yang nyata dalam kehidupan manusia yang mana
ianya merupakan organ terbesar dan terberat sekali di dalam tubuh.*

0

Actinic keratosis

June 8th, 2011 / Tags: , , / categories: skin /

CIRI-CIRI ACTINIC KERATOSIS UMUMNYA BERWARNA KEMERAHAN, BERSISIK, BINTIK KECIL KASAR YANG MENJENGKELKAN ATAU MENYAKITKAN BILA DISENTUH. AK TIDAK BERKEMBANG MENJADI MELANOMA, NAMUN PASIEN PENDERITA AK MUNGKIN CENDERUNG AKAN MENGIDAP MELANOMA BERKAITAN DENGAN KERUSAKAN AKIBAT SINAR MATAHARI.

Featured Product:

Ainie Whitening Facial Soap

Ainie Whitening Facial Soap

Dengan whitening agent yang sangat efektif menjadikan kulit anda bersinar. Diperkaya dengan Vitamin E dan moisturizer untuk menjaga kulit agar lebih lembut dan awet muda.

Mungkin masih banyak orang yang masih asing bahkan belum pernah
mendengar istilah Actinic Keratosis (AK). Padahal saat ini beribu-ribu orang telah mengidap penyakit kulit jenis ini. Jika dibiarkan tidak dirawat, lama kelamaan bisa dapat berkembang menjadi kanker kulit.

Penyebab utama Actinic Keratosis adalah akibat kontak sinar ultraviolet
(UV) matahari yang berlebihan, masalah ini sering disebut Keratosis Matahari. Seperti seekor gajah, kulit manusia tidak pernah terhindar dari semua radiasi UV sepanjang umur.

Kita melupakan sinar UV yang terpantul dari air dan salju, menjadikan
kulit kecoklatan maupun terbakar. Dan dengan penipisan lapisan ozon saat ini, semakin banyak sinar ultraviolet yang menembus bumi.

Kita semua menghadapi risiko radiasi UV yang berlebihan dan mengidap AK. Namun mereka yang memiliki kulit putih, berambut pirang, berambut merah, dengan mata biru atau hijau sangat rawan terhadap masalah ini.

Secara normal Actinic Keratosis bukan merupakan penyakit yang mengancam hidup jika didiagnosa lebih awal. Namun 5 sampai 10 persen dari semua Actinic Keratosis berpotensi menjadi sel kanker skuamosa (kanker yang berasal dari lapisan tengah epidermis). Jika tidak dirawat, lukanya dengan cepat akan berdarah, membisul, terkena infeksi, membesar, dan menyerang
jaringan di sekeliling.

Ciri-ciri Actinic Keratosis umumnya berwarna kemerahan, bersisik, bintik kecil kasar
yang menjengkelkan atau menyakitkan bila disentuh. Actinic Keratosis tidak Berkembang menjadi melanoma, namun pasien penderita Actinic Keratosis mungkin cenderung akan mengidap melanoma berkaitan dengan kerusakan akibat sinar matahari.

Studi menunjukkan actinic keratosis meningkat selama 30 tahun terakhir, yang berarti lebih banyak kanker kulit di masa mendatang. Jadi carilah kulit bersisik, kasar, dan bengkak pada bagian permukaan seperti di wajah, dahi, leher, tangan, lengan bawah, dan dada atas. Pria sering mengidap luka Actinic Keratosis di telinga, tetapi tatanan rambut pada umumnya melindungi perempuan di area ini.

Permukaan dari luka ini umumnya kering, kasar, dan sering terasa Seperti ampelas. Dengan ukuran beragam mulai seukuran kepala peniti sampai diameter lebih dari 2,5 centimeter. Bisa berwarna terang atau gelap, coklat, merah muda, merah, atau kombinasi warna. Atau
bahkan warna yang sama dengan kulit.

Ada beberapa cara untuk merawat AK. Salah satu metoda, krioterapi (atau terapi gas dingin adalah tindakan medis dengan cara Mendinginkan bagian yang sakit sampai dengan suhu di bawah nol
derajat celsius), membekukan luka dengan menggunakan nitrogen cair.

Cairan tersedia dalam bentuk semprot (spray) atau berbentuk kapas pengulas (cotton applicator) dan tidak memerlukan anestesi. Namun jika menggunakan krioterapi secara berlebihan, kulit mungkin akan berakhir dengan guratan dan berwarna lebih terang.

Krim khusus seperti Aldara (imiquimod atau pengubah respon imun yang
bekerja melalui reseptor) juga digunakan untuk merawat actinic Keratosis.

Dr. Darrell Rigel, profesor penyakit kulit klinis di New York University, mengatakan, “Pembekuan tidak membasmi luka mikroskopik sehingga menjadi lebih sering kambuh, dan Aldara merupakan hasil kosmetik yang lebih baik.”

Dr. Charles Lynde, asisten profesor di Universitas Toronto, mengatakan,
“Aldara membersihkan luka dengan cara yang unik. Dia merangsang dan mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menemukan dan menghancurkan sel yang berpotensi membahayakan dan berguna untuk
menghilangkan sebidang besar Actinic Keratosis di kulit kepala dan dahi.”

Krim dioleskan dua kali seminggu selama 16 minggu, dengan tingkat kesembuhan 84 persen. Namun pasien perlu berkonsultansi dengan dokter pada rentang waktu tertentu, menjalani perawatan untuk memastikannya tidak kambuh lagi.

Efek samping Aldara umumnya berwarna kemerahan dan menimbulkan
rasa gatal, yang reda dalam waktu singkat. Kontak dengan sinar matahari harus dihindari atau diperkecil dengan menggunakan krim Aldara berkaitan dengan meningkatnya kepekaan terhadap sengatan sinar matahari.

Namun pencegahan selalu lebih baik daripada penyembuhan. Solusi yang
jelas adalah dengan menghindari terlampau banyak kontak dengan sinar
matahari dan sumber UV lainnya seperti lampu tanning (lampu yang digunakan untuk menggelapkan kulit).

Pilihlah area yang terlindung untuk aktivitas luar dan pakailah pakaian
dengan tenunan rapat dan kemeja lengan panjang dan celana panjang.

Karena ngeri akan kanker, saat ini ada pasien yang pakai topi matahari Tilley yang berpinggiran lebar. Dan orang tua perlu mengajarkan anak-anaknya menangani matahari dengan cerdas dan menggunakan sunscreen lotion dengan tabir surya, Sun Protection Factor (SPF)
paling tidak SPF-15.

Usahakan untuk memahami kulit Anda, karena ini adalah suatu luka
penyebab kanker yang mudah didiagnosa dan dirawat. Dan jika Anda melihat bintik mencurigakan, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Sungguh sayang kanker jenis yang lain tidak dapat dicegah dengan begitu mudah.