Category Archive:gigi

0

Merawat gigi

May 20th, 2011 / Tags: , / categories: gigi /

RAWATLAH GIGI ANDA DENGAN MENGURANGI KONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN YANG BISA MENGUBAH WARNA GIGI. MESKIPUN SECARA FISIK ANDA CANTIK DAN SELURUH BAGIAN TUBUH SERASA SEMPURNA, AKAN TERLIHAT ‘MENJIJIKKAN’ BILA GIGI ANDA SANGAT TIDAK TERAWAT. WARNA YANG KUNING KECOKLATAN ATAU KUSAM MEMBUAT PENAMPILAN ANDA LANGSUNG ‘JEBLOK’.

Terkadang kita tidak menyadari bahwa makanan dan minuman yang
kita konsumsi dapat mempengaruhi kesehatan gigi. Kopi, teh, cola, red
wine, dan minuman berwarna lainnya, sebenarnya bertanggung jawab
terhadap perubahan warna gigi.

Selain itu, rokok dan obat-obatan yang kita konsumsi bisa berpengaruh
buruk pada gigi. Padahal, gigi yang putih dapat mendukung penampilan.
Hanya saja, kita sering kali mengabaikan hal tersebut.

Warna asli gigi seseorang merupakan warna gigi pertama yang tumbuh setelah gigi susu. Tingkat warna putihnya pun berbeda-beda, tergantung pengaruh makanan, minuman, serta hal lain yang dikonsumsi oleh si ibu saat mengandung.

Saat seorang anak tumbuh, semua asupan makanan dan minuman tadi
juga semakin memengaruhi warna gigi. Apalagi jika anak tersebut mulai
merokok pada usia muda. Semakin bertambahnya usia, warna gigi akan
menjadi semakin gelap. Parahnya, jika tidak dilakukan perawatan yang teratur, maka gigi kita akan rusak.

Yang tidak diketahui masyarakat Indonesia selama ini adalah cara perawatan gigi yang benar. Sebenarnya perawatan pemutihan gigi itu sudah menjadi keharusan pada setiap orang sebagai salah satu upaya mempertahankan kesehatan gigi.

Rasa makanan yang kita makan berpengaruh terhadap kesehatan gigi.
Rasa yang terlalu tajam, seperti asam dan pedas, bisa membuat gigi terasa ngilu. Begitu pula dengan makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin.

Gula juga berpengaruh terhadap kesehatan gigi. Gigi berlubang bisa terjadi akibat kita terlalu sering mengonsumsi gula. Gigi sensitif, berlubang, berwarna gelap, atau kotor akibat karang gigi, bisa mempengaruhi penampilan. Solusinya adalah dengan mengunjungi dokter gigi secara teratur. Seharusnya perawatan gigi dilakukan selama enam bulan sekali, baik itu hanya check up maupun perawatan.

“Kebiasaan menyikat gigi masih suka dianggap remeh,” ungkap drg
Zaura Anggraeni Matram MDS, dokter gigi dari Persatuan Dokter Gigi
Indonesia (PDGI). Dokter Zaura menjelaskan, berdasarkan sebuah penelitian ternyata hanya ada sekitar 10-20 persen penduduk Indonesia yang bebas dari penyakit gigi berdarah atau berlubang. Hal tersebut sangat memprihatinkan, apalagi penyakit gigi berlubang merupakan penyakit yang cukup serius.

Gigi berlubang lama-lama akan menyebabkan gigi menjadi busuk.
Bayangkan saja, barang busuk ada di dalam tubuh kita. Kesehatan gigi
adalah kunci dari kesehatan seluruh tubuh. Penyakit gigi dan mulut dapat dicegah secara mudah dengan menjadikannya sebagai sebuah
kebiasaan,” katanya.